Kamu sudah dapat tawaran kerja di Jepang, atau sedang proses apply visa — lalu muncul persyaratan: Certificate of No Criminal Record from National Police. Dalam bahasa Indonesia, itu SKCK dari Mabes Polri.
Bukan SKCK biasa dari Polsek atau Polres. Yang diminta adalah SKCK tingkat nasional yang diterbitkan langsung oleh Markas Besar Polri — karena instansi Jepang butuh rekam jejak kriminal yang bersifat nasional, bukan hanya wilayah.
Artikel ini jelaskan semua yang perlu kamu tahu: kenapa harus Mabes Polri, dokumen apa yang disiapkan, proses langkah demi langkah, dan tips biar tidak molor di saat-saat kritis.
SKCK di Indonesia diterbitkan di empat tingkatan: Polsek, Polres, Polda, dan Mabes Polri. Perbedaannya bukan hanya soal administratif — tapi soal cakupan verifikasi rekam jejak kriminal.
Menurut Polri.go.id, SKCK Mabes Polri digunakan untuk keperluan yang bersifat internasional karena mencakup rekam jejak kriminal secara nasional. Kedutaan Besar Jepang dan instansi perekrutan di Jepang — baik untuk program SSW (Specified Skilled Worker), pemagangan, maupun direct hiring — mensyaratkan level ini karena mereka butuh jaminan yang komprehensif, bukan cukup dari satu wilayah saja.
SKCK Polres atau Polda hanya berlaku untuk keperluan domestik: melamar kerja di dalam negeri, CPNS, atau keperluan administrasi lokal.
Program SSW adalah jalur resmi pemerintah Jepang untuk tenaga kerja terampil di 16 sektor industri. SKCK Mabes Polri adalah salah satu dokumen wajib yang diserahkan ke POEA/BP2MI dan kemudian ke instansi Jepang.
Magang ke Jepang melalui IM Japan atau lembaga pengirim resmi juga memerlukan SKCK Mabes Polri sebagai bagian dari seleksi administrasi. Dokumen ini perlu disiapkan sebelum keberangkatan dan biasanya dilegalisasi juga.
Kalau kamu dapat tawaran langsung dari perusahaan Jepang tanpa melalui lembaga resmi, SKCK tetap diminta sebagai bagian dari persyaratan visa kerja yang diajukan ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta (id.emb-japan.go.jp).
Dokumen yang perlu disiapkan:
Catatan penting: nama di KTP, paspor, dan akta kelahiran harus identik. Perbedaan satu huruf pun bisa menyebabkan pengajuan ditolak dan kamu harus mengulang dari awal.
Kalau kamu di luar Jakarta atau tidak punya waktu antre, kamu bisa manfaatkan jasa pengurusan SKCK. Cukup kirim softcopy dokumen via WhatsApp, tim yang urus semuanya di Mabes Polri, dan SKCK dikirim ke kamu via kurir.
Jawabannya: ya, hampir selalu. SKCK Mabes Polri yang baru jadi belum bisa langsung diserahkan ke instansi Jepang. Biasanya perlu melalui:
Atau, jika perusahaan Jepang menerima apostille: cukup apostille dari Kemenkumham saja — lebih cepat. Jepang adalah anggota Konvensi Apostille Den Haag, jadi apostille diakui secara resmi.
SKCK berlaku 6 bulan sejak diterbitkan. Tapi instansi Jepang sering mensyaratkan SKCK yang diterbitkan tidak lebih dari 3 bulan sebelum tanggal pengajuan visa. Jangan urus terlalu jauh sebelum jadwal submit dokumen.
Kalau kamu urus SKCK sekarang tapi submit visa 5 bulan lagi, kemungkinan besar kamu harus urus ulang. Idealnya, urus SKCK 4–6 minggu sebelum deadline dokumen.
Tidak. Kedutaan Besar Jepang dan instansi perekrutan Jepang mensyaratkan SKCK dari Mabes Polri (tingkat nasional), bukan dari Polres atau Polda. SKCK Polres hanya berlaku untuk keperluan domestik di Indonesia.
Jika datang langsung dan dokumen lengkap, SKCK bisa selesai di hari yang sama atau 1 hari kerja. Jika menggunakan jasa dari luar Jakarta, estimasi 2–4 hari kerja termasuk pengiriman dokumen.
Tergantung permintaan perusahaan atau agen di Jepang. Jepang adalah anggota Konvensi Apostille, jadi apostille dari Kemenkumham sudah diakui. Beberapa perusahaan minta jalur legalisasi penuh (Kemenkumham–Kemenlu–Kedutaan). Tanyakan ke pemberi kerja atau agen kamu.
Biaya PNBP resmi SKCK adalah Rp30.000. Jika menggunakan jasa pengurusan, ada biaya tambahan untuk layanan, legalisasi, dan pengiriman — hubungi penyedia jasa untuk estimasi total.
Bisa, dengan dua cara: daftar online via skck.polri.go.id lalu datang langsung ke Mabes Polri Jakarta, atau menggunakan jasa pengurusan yang bisa handle semuanya tanpa kamu harus ke Jakarta — cukup kirim dokumen via kurir.
Proses kerja ke Jepang sudah cukup panjang — jangan sampai tersandung di urusan SKCK. Tim Syafira Service siap bantu urus SKCK Mabes Polri sekaligus legalisasi dan terjemahan dalam satu paket, tanpa kamu harus datang ke Jakarta.
📲 Konsultasi Gratis via WhatsApp — 0812-1441-1150
🔗 Lihat Layanan SKCK Mabes Polri →
📍 Melayani seluruh Indonesia — dokumen sampai ke tangan kamu.
Dokumen Beres Tanpa Stress — Syafira Service