By admin June 1, 2026 0 Comments

Apostille Ijazah S2 untuk Beasiswa Eropa: Syarat, Proses & Tips Agar Tidak Ditolak 2026

Kamu sudah dapat beasiswa S3 ke Belanda, Jerman, Prancis, atau negara Eropa lainnya. Atau sedang proses apply beasiswa untuk program S2. Lalu di checklist dokumen, ada satu baris yang bikin pusing: “Apostilled copy of your degree certificate.”

Apostille ijazah. Banyak pelamar beasiswa yang baru tahu ini di menit-menit terakhir — dan proses yang seharusnya simpel jadi mepet deadline karena tidak tahu dari mana harus mulai.

Artikel ini panduan lengkapnya. Dari kenapa apostille diperlukan, cara mengurusnya, sampai timing yang tepat agar tidak keteteran.


Kenapa Beasiswa Eropa Minta Apostille untuk Ijazah S2?

Universitas dan lembaga pemberi beasiswa di Eropa tidak bisa memverifikasi keaslian ijazah dari universitas Indonesia secara langsung. Apostille adalah solusi standar internasional yang membuktikan bahwa ijazah kamu adalah dokumen resmi yang sah — diakui oleh lebih dari 120 negara anggota Konvensi Apostille Den Haag, termasuk hampir seluruh negara Eropa.

Indonesia bergabung dengan Konvensi Apostille sejak Oktober 2021. Sejak itu, apostille dari Indonesia diakui langsung di negara-negara anggota tanpa perlu legalisasi tambahan ke Kemenlu atau Kedutaan.

Seperti yang juga dijelaskan oleh Indonesia.go.id, apostille menyederhanakan proses legalitas dokumen publik untuk keperluan lintas negara — termasuk ijazah untuk keperluan akademik di luar negeri.


Ijazah S2 Mana yang Perlu Di-Apostille?

Tergantung beasiswa dan program yang kamu tuju:

  • Apply S3 (Doktoral) → perlu apostille ijazah S2 (gelar yang kamu miliki saat ini)
  • Apply S2 (Master) → perlu apostille ijazah S1
  • Beberapa program joint-degree → mungkin minta apostille semua ijazah (S1 dan S2)
  • Program postdoctoral atau riset → minta apostille ijazah S2 dan S3

Selalu cek checklist dokumen beasiswa spesifik yang kamu tuju. Tidak semua beasiswa Eropa mensyaratkan apostille — tapi semakin banyak yang mensyaratkannya, terutama program pemerintah seperti Erasmus Mundus, DAAD (Jerman), atau Nuffic (Belanda).


Syarat Apostille Ijazah S2

Sebelum ijazah S2 bisa di-apostille oleh Kemenkumham, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi:

  1. Ijazah harus asli atau salinan yang dilegalisir institusi penerbit (kampus yang mengeluarkan ijazah)
  2. Ijazah harus ditandatangani oleh pejabat berwenang kampus yang masih aktif pada saat pengajuan apostille — Kemenkumham akan verifikasi ini
  3. Ijazah harus dalam kondisi baik — tidak rusak, tidak ada tulisan tambahan, tidak ada coretan

Satu hal penting: apostille melekat pada dokumen yang kamu ajukan. Jika kampus mengeluarkan ijazah asli hanya 1 lembar, kamu perlu meminta salinan resmi dari kampus terlebih dahulu sebelum mengajukan apostille — karena ijazah asli yang di-apostille tidak bisa dikembalikan dalam kondisi semula.


Apakah Ijazah Perlu Diterjemahkan Dulu Sebelum Di-Apostille?

Ini pertanyaan yang sering membingungkan. Jawaban singkatnya: apostille bisa dilakukan pada dokumen berbahasa Indonesia — tidak perlu terjemahan dulu untuk proses apostille-nya.

Tapi pihak penerima (universitas atau lembaga beasiswa di Eropa) mungkin mensyaratkan dua hal sekaligus:

  • Ijazah asli yang sudah di-apostille (dalam bahasa Indonesia)
  • Terjemahan resmi ke bahasa Inggris atau bahasa negara tujuan, yang juga sudah di-apostille atau disahkan penerjemah tersumpah

Artinya, kamu mungkin perlu apostille dua dokumen: ijazah asli, dan terjemahan tersumpahnya. Biaya apostille per dokumen adalah Rp150.000 sesuai tarif PNBP yang berlaku di portal apostille Kemenkumham (apostille.ahu.go.id).


Proses Apostille Ijazah S2 Langkah demi Langkah

Cara mengurus mandiri

  1. Minta salinan legalisir ijazah dari kampus — beberapa kampus menyediakan legalisir resmi untuk keperluan ini
  2. Buat akun di portal apostille: apostille.ahu.go.id
  3. Upload dokumen dan isi formulir permohonan online
  4. Bayar biaya Rp150.000 per dokumen via bank atau kanal digital yang tersedia
  5. Verifikasi oleh tim AHU — 3–5 hari kerja, tergantung antrean
  6. Cetak sertifikat apostille di Kantor Wilayah Kemenkumham terdekat (sejak 2023 tersedia di seluruh Kanwil, tidak harus ke Jakarta)

Cara pakai jasa

Kalau kamu sibuk atau deadline sudah dekat, pakai jasa apostille jauh lebih praktis. Cukup kirim dokumen fisik via kurir, dan sertifikat apostille dikirim kembali setelah selesai. Estimasi waktu via jasa: 2–4 hari kerja setelah dokumen diterima.


Estimasi Waktu Keseluruhan (Jangan Mepet Deadline)

TahapEstimasi Waktu
Minta salinan legalisir dari kampus3–14 hari (tergantung kampus)
Terjemahan tersumpah (jika diperlukan)2–5 hari kerja
Proses apostille (mandiri)3–7 hari kerja
Proses apostille (via jasa)2–4 hari kerja
Total estimasi2–4 minggu jika diurus segera

Saran: mulai proses apostille minimal 6 minggu sebelum deadline aplikasi beasiswa. Kampus besar kadang butuh waktu lama untuk keluarkan salinan legalisir resmi.


Tips Khusus per Negara Eropa

Belanda (Nuffic / Orange Tulip)

Universitas Belanda umumnya menerima apostille langsung tanpa terjemahan ke bahasa Belanda — bahasa Inggris sudah cukup. Cek persyaratan spesifik di situs universitas tujuan.

Jerman (DAAD / universitas Jerman)

Jerman sering mensyaratkan terjemahan ke bahasa Jerman yang dilakukan oleh penerjemah tersumpah bersertifikat. Terjemahan ini juga perlu di-apostille secara terpisah dari ijazah aslinya.

Prancis, Belgia, Swiss

Beberapa institusi minta terjemahan ke bahasa Prancis atau konfirmasi langsung dari kampus asal. Cek dengan universitas tujuan apakah apostille saja sudah cukup atau perlu langkah tambahan.

Inggris (Chevening, dll.)

Inggris adalah anggota Konvensi Apostille. Apostille dari Kemenkumham diakui langsung. Terjemahan ke bahasa Inggris perlu dilampirkan tapi tidak selalu perlu di-apostille secara terpisah.


FAQ: Apostille Ijazah S2 untuk Beasiswa Eropa

Apakah apostille ijazah S2 perlu dilakukan di Jakarta?

Tidak harus. Sejak 2023, pencetakan sertifikat apostille tersedia di Kantor Wilayah Kemenkumham di seluruh provinsi Indonesia. Pendaftaran dilakukan online via apostille.ahu.go.id, dan cetak bisa di Kanwil terdekat. Atau gunakan jasa apostille yang akan handle semuanya dan kirim dokumen ke alamat kamu.

Berapa biaya apostille ijazah S2?

Biaya PNBP resmi adalah Rp150.000 per dokumen. Jika perlu apostille ijazah dan terjemahan tersumpahnya secara terpisah, biaya PNBP Rp300.000 total. Jika menggunakan jasa, ada tambahan biaya layanan dan pengiriman — hubungi jasa terpercaya untuk estimasi total.

Apakah apostille untuk beasiswa Eropa berlaku selamanya?

Sertifikat apostille tidak memiliki batas kadaluarsa secara teknis. Namun, pihak penerima (universitas atau lembaga beasiswa) mungkin mensyaratkan apostille yang diterbitkan dalam rentang waktu tertentu, misalnya tidak lebih dari 6 atau 12 bulan. Selalu cek persyaratan spesifik lembaga tujuan.

Bagaimana jika kampus saya sudah berganti nama atau merger?

Ini situasi yang perlu penanganan khusus. Kemenkumham perlu memverifikasi tanda tangan pejabat kampus — jika kampus sudah berganti nama atau struktur, mungkin perlu surat keterangan dari kampus yang menjelaskan kesinambungan institusi. Konsultasikan ke tim kami untuk solusi yang tepat.

Apakah transkrip nilai juga perlu di-apostille untuk beasiswa Eropa?

Tergantung program. Banyak beasiswa Eropa meminta apostille untuk ijazah saja, sementara transkrip nilai cukup dengan legalisir dari kampus atau terjemahan tersumpah. Cek checklist dokumen beasiswa spesifik yang kamu tuju sebelum memulai proses.


Keunggulan Syafira Service Dibanding Mengurus Sendiri

  • Legal & resmi (terhubung langsung ke sistem Kemenkumham)
  • Pengalaman menyelesaikan 2000 lebih dokumen
  • Estimasi waktu: 1 hari kerja
  • Bisa bantu dokumen seluruh Indonesia dari mana pun kamu berada
  • Terjemahan, SKCK, legalisasi notaris juga tersedia

Contoh Kasus Klien Kami

Seorang klien dari Surabaya mengurus dokumen SKCK dan ijazah untuk visa kerja ke Romania. Semua proses diselesaikan dalam waktu 3 hari tanpa harus datang ke Jakarta. Sertifikat Apostille langsung dikirimkan ke email dan hard copy dikirim via kurir.

Kami juga sering membantu tenaga kerja migran dan agensi P3MI yang butuh pengurusan masal (bulk) dokumen Apostille.


Testimoni Klien Syafira Service

Testimoni Syafira Service
Testimoni Klien Syafira Service
Lihat testimoni lebih banyak di sini


Cara Mengurus Lewat Syafira Service

  1. Kirim softcopy dokumen via WhatsApp
  2. Kami verifikasi kelayakan dokumen
  3. Lakukan pembayaran biaya layanan
  4. Proses dokumen dimulai
  5. Sertifikat dikirim ke kamu (softcopy dan hardcopy)

Siap Apostille Ijazah S2 Kamu untuk Beasiswa Eropa?

Deadline beasiswa tidak menunggu. Ijazah S2 kamu butuh apostille sebelum bisa dilampirkan ke aplikasi — dan prosesnya bisa selesai dalam 2–4 hari kerja tanpa kamu harus ke Jakarta.

📲 Konsultasi Gratis via WhatsApp — 0812-1441-1150
🔗 Lihat Layanan Apostille →
📍 Melayani seluruh Indonesia — proses dari rumah, dokumen sampai ke tangan kamu.

Dokumen Beres Tanpa Stress — Syafira Service


Follow & Dapatkan Tips Gratis

📸 Instagram: @syafiraservice
📘 Facebook: Syafira Service
📞 Call now: 0812-1441-1150


Baca Juga:

PREV POST SKCK Mabes Polri untuk Naturalisasi Kewarganegaraan: Syarat & Panduan Lengkap 2026
NEXT POST Apostille Ijazah S2 untuk Beasiswa Eropa: Syarat, Proses & Tips Agar Tidak Ditolak 2026

Leave a Reply

Name *
Email *
Comment *

Subscribe To Newsletter

    Contact Information

    PT SYAFIRA MUDA MANDIRI
    Jl. Tebet Timur Dalam No. 121 Jakarta Selatan

    Copyright © 2025 Syafira Services , All Rights Reserved